KABUPATEN TANGERANG (Suarabantennews.com) – Aksi komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang membawa senjata api di Desa Talaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, menjadi perhatian publik setelah rekamannya beredar luas di media sosial. Kejadian tersebut terekam kamera CCTV warga.
Dalam video berdurasi sekitar satu menit itu terlihat dua pelaku berboncengan sepeda motor tengah mengamati kendaraan milik warga di kawasan Desa Talaga. Keduanya diduga hendak melancarkan aksi pencurian menggunakan kunci letter T.
Namun, upaya tersebut diketahui oleh warga sekitar. Saat ketahuan, para pelaku langsung panik dan berusaha melarikan diri. Salah satu pelaku bahkan sempat mengacungkan pistol sambil kabur, hingga hampir menabrak seorang pengendara perempuan.
Kapolsek Cikupa, AKP Syamsul Bahri, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa sasaran pelaku adalah sepeda motor milik Muhammad Musfidin, warga RT 05 RW 02, Desa Talaga, Kecamatan Cikupa.
Menurutnya, kejadian bermula ketika korban melihat dua orang berboncengan sepeda motor Honda Beat dengan gerak-gerik mencurigakan yang mendekati motor Kawasaki Ninja miliknya.
“Korban langsung keluar rumah dan berteriak saat melihat kejadian tersebut,” ujar Syamsul saat dikonfirmasi, Minggu (8/2/2026).
Syamsul menjelaskan, teriakan korban membuat salah satu pelaku panik hingga mengarahkan benda yang diduga senjata api ke arah korban. Setelah itu, pelaku langsung meninggalkan motor korban dan melarikan diri.
“Pelaku melepas motor korban dan segera kabur setelah menodongkan senjata,” katanya.
Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun kehilangan barang berharga. Kerugian hanya berupa kerusakan pada kunci kontak motor korban yang telah dirusak oleh pelaku.
Pihak kepolisian saat ini telah mengamankan sejumlah barang bukti serta meminta keterangan dari saksi-saksi di lokasi kejadian. Syamsul mengungkapkan bahwa identitas pelaku sudah mulai teridentifikasi.
“Kemungkinan besar pelaku merupakan orang yang sama dengan beberapa kasus curanmor sebelumnya di wilayah hukum Polresta Tangerang,” pungkasnya.