Kumpulkan Perwira Satlantas, Kapolresta Tangerang Minta Penanganan Laka Cepat dan Profesional

waktu baca 2 menit
Selasa, 28 Jul 2026 18:41 160 Redaksi | Atma

KABUPATEN TANGERANG (Suarabantennews.com) — Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menginstruksikan seluruh jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) untuk meningkatkan kualitas penanganan kecelakaan lalu lintas. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menekan angka fatalitas kecelakaan di wilayah hukum Polresta Tangerang.

Arahan itu disampaikan saat Kapolresta Tangerang mengumpulkan seluruh perwira Satlantas Polresta Tangerang dalam kegiatan analisis dan evaluasi (anev) penanganan kecelakaan lalu lintas, Selasa (28/7/2026).

“Setiap laporan kecelakaan harus direspons dengan cepat dan profesional,” kata Indra Waspada.

Dia menekankan seluruh personel agar segera mendatangi lokasi kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara menyeluruh sesuai standar operasional prosedur (SOP), serta mengutamakan keselamatan korban dalam setiap penanganan.

“Fast response harus menjadi budaya kerja. Begitu menerima laporan, segera menuju TKP, lakukan penanganan secara profesional, dan pastikan keselamatan korban menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Selain penanganan di lokasi kejadian, Kapolresta juga meminta personel memperkuat koordinasi dengan Dinas Kesehatan, rumah sakit, maupun para pemangku kepentingan agar proses evakuasi dan pemberian pertolongan pertama kepada korban dapat dilakukan secepat mungkin.

Di sisi lain, pengaturan arus lalu lintas juga menjadi perhatian. Personel diminta segera melakukan rekayasa lalu lintas di lokasi kecelakaan guna mencegah kemacetan sekaligus menghindari terjadinya kecelakaan susulan.

Kapolresta menegaskan tugas Satlantas tidak berhenti setelah proses penanganan kecelakaan selesai.

“Setiap kejadian harus menjadi bahan evaluasi untuk menyusun langkah-langkah pencegahan,” ujarnya.

Karena itu, seluruh jajaran diminta memetakan titik rawan kecelakaan (blackspot) dengan menganalisis penyebabnya, baik yang berasal dari faktor manusia, kendaraan, kondisi jalan, maupun lingkungan.

Apabila ditemukan jalan rusak, marka jalan memudar, rambu lalu lintas hilang, atau penerangan jalan yang kurang memadai, personel diminta segera berkoordinasi dengan instansi terkait agar perbaikan dapat segera dilakukan.

“Edukasi kepada masyarakat juga harus terus diperkuat,” katanya.

Dia juga mendorong pelaksanaan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada pelajar, komunitas, dan masyarakat umum.

“Manfaatkan media sosial sebagai sarana kampanye tertib berlalu lintas,” ujarnya.

Dalam aspek penegakan hukum, Kapolresta meminta seluruh jajaran tetap mengedepankan pendekatan humanis, tetapi tetap bersikap tegas terhadap berbagai pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan, seperti balap liar, penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, hingga kendaraan yang mengangkut muatan melebihi kapasitas.

Selain itu, dia menginstruksikan peningkatan pengawasan melekat terhadap personel di lapangan agar pelayanan di Unit Laka, Turjawali, maupun Samsat tetap berjalan optimal.

“Target kita jelas, yaitu menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas. Jadikan setiap penanganan kecelakaan sebagai pembelajaran untuk melakukan langkah-langkah pencegahan berikutnya,” pungkasnya. [SBN]

LAINNYA