Marciano Norman Sebut Banten Sudah Sangat Layak Jadi Tuan Rumah PON 2032

waktu baca 4 menit
Kamis, 21 Mei 2026 17:35 203 Redaksi | Atma

JAKARTA (Suarabantennews.com) — Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Pusat, Marciano Norman, menilai Provinsi Banten sudah sangat siap dan layak menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII tahun 2032 bersama Provinsi Lampung.

Penilaian itu disampaikan Marciano seusai membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI 2026 di Pullman Jakarta Central Park, Kamis (21/5/2026).

Rakernas tahun ini mengusung tema “PON Sebagai Program Strategis Nasional Mewujudkan Sasaran Asta Cita Bidang Olahraga”.

“Ya, Banten dan Lampung sudah layak menjadi tuan rumah,” ujar Marciano.

Menurut Marciano, hasil visitasi tim penjaringan calon tuan rumah PON XXIII menunjukkan Banten memiliki fasilitas arena olahraga yang sangat memadai, bahkan melebihi kebutuhan pelaksanaan pertandingan.

“Misalnya lapangan golf. Kita butuhnya hanya satu, tetapi Banten menawarkan tujuh. Lalu untuk maraton juga ada dua, di PIK 2 dan Tanjung Lesung, padahal yang kita butuhkan hanya satu. Karena itu, kami meyakini seluruh cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan dapat terfasilitasi dengan baik,” jelasnya.

Ia mengatakan Banten masih memiliki waktu sekitar enam tahun untuk menyempurnakan seluruh fasilitas penunjang PON XXIII.

Marciano optimistis target tersebut dapat tercapai karena adanya komitmen kuat dari Gubernur Banten, Andra Soni, dalam pemerataan fasilitas olahraga di seluruh wilayah.

“Bahkan tadi kita saksikan bersama, Pak Gubernur Andra Soni sudah merencanakan target penyelesaian seluruh venue pada tahun 2030. Artinya, kesiapan Banten sebagai tuan rumah PON XXIII ini akan kita sampaikan saat Munaslub nanti,” pungkas Marciano.

Pada kesempatan yang sama, Andra Soni menyampaikan kesiapan Banten menjadi tuan rumah PON XXIII bersama Lampung.

Ia menegaskan Banten didukung infrastruktur strategis yang dinilai sangat memadai untuk menunjang mobilitas atlet, ofisial, dan tamu.

“Infrastruktur seperti Bandara Soekarno-Hatta, Pelabuhan Merak, Commuter Line Serpong–Tanah Abang, serta jalur kereta api Rangkasbitung–Tanah Abang dan Rangkasbitung–Merak akan mempermudah aksesibilitas para atlet, ofisial, dan seluruh tamu PON XXIII,” kata Andra.

Selain itu, akses transportasi darat juga diperkuat jaringan jalan tol yang luas, meliputi tol Jakarta–Merak, Serpong–Cinere, Cengkareng–Batuceper, Sedyatmo, dan tol Serang–Panimbang.

Banten juga telah memiliki stadion berstandar internasional yang diproyeksikan menjadi pusat pelaksanaan pertandingan.

“Kami memiliki Banten International Stadium (BIS) yang berada dalam Kawasan Sport Center. Stadion berkapasitas 32.000 penonton ini akan menjadi klaster utama pelaksanaan PON XXIII dengan konsep sport city yang terintegrasi dengan venue multicabang olahraga,” tuturnya.

Pemerintah Provinsi Banten telah menyiapkan 44 arena untuk mendukung pelaksanaan 28 cabang olahraga.

Sejumlah arena unggulan tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Banten.

Di Kabupaten Lebak terdapat Sungai Ciberang untuk arung jeram, Batalyon Mandala Yudha untuk menembak, serta Pantai Marbella Tera untuk modern pentathlon.

Kabupaten Pandeglang menyiapkan Pantai Tanjung Lesung untuk triathlon.

Kabupaten Serang menyediakan Pantai Bandulu untuk layar dan Aula Kampus Untirta Sindangsari untuk muay thai.

Sementara itu, Kota Cilegon menyiapkan Pantai Merak Kecil untuk akuatik renang perairan terbuka dan finswimming, Kolam Renang ASA untuk finswimming, Stadion Geger Cilegon, Stadion Krakatau Steel, serta Lapangan Tenis KS.

Di Kota Tangerang tersedia GOR Gondrong untuk futsal, Modern Golf & Country Club, GOR Dimyati untuk hoki ruangan, Climbing Center Green Lake untuk panjat tebing, Stadion Benteng Reborn untuk rugbi, GOR Nambo untuk futsal, dan Nambo Sport Center untuk hoki lapangan.

Kabupaten Tangerang menyiapkan Indoor Stadium Sport Center untuk taekwondo, Hotel Aryaduta Karawaci untuk tenis lembut atau soft tennis, Dewa United Hall untuk basket, ICE BSD untuk MMA dan muay thai, BSD Extreme Park untuk papan seluncur dan BMX, APM Equestrian Center untuk berkuda, serta Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 untuk triathlon dan boling.

Kota Tangerang Selatan juga telah menyiapkan Damai Indah Golf, Lapangan Puspiptek Setu untuk woodball, Aula UT Pondok Cabe untuk judo, serta Aula STAN Bintaro untuk judo.

Sedangkan Kota Serang menyediakan Aula Kampus UIN SMH Banten, KP3B, Jembatan Wangsakara, Stadion Maulana Yusuf, dan GOR Korem 064/Maulana Yusuf.

Andra menambahkan, sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Banten tahun 2026–2029, pembangunan sejumlah arena baru di kawasan sport center ditargetkan rampung pada 2030.

Fasilitas yang akan dipercepat penyelesaiannya meliputi GOR Akuatik, GOR Lapangan Tenis, GOR Basket, GOR Beladiri, Lapangan Hoki, Lapangan Tembak, GOR Bulu Tangkis, arena BMX dan skateboard, serta arena angkat besi.[SBN]

LAINNYA