Menelusuri Sejarah Penamaan Kampung Jurumudi, dari Sopir hingga Ziarah

waktu baca 2 menit
Senin, 8 Des 2025 10:32 180 Redaksi | Atma

KOTA TANGERANG (Suarabantennews.com) – Jejak panjang sejarah Kota Tangerang tak bisa dilepaskan dari kawasan yang kini dikenal sebagai Jurumudi, sebuah wilayah yang menyimpan banyak kisah turun-temurun tentang asal-usul kampung serta perkembangan masyarakatnya.

Peneliti budaya lokal, Burhanudin, dalam bukunya “Melacak Asal Muasal Kampung di Kota Tangerang”, menjelaskan bahwa nama Jurumudi berasal dari gabungan kata “juru” dan “kemudi”. Penamaan ini berkaitan erat dengan pekerjaan mayoritas warga pada masa lampau yang menjadi sopir, termasuk pengemudi mobil angkutan jenis elf yang banyak ditemui di Tangerang Raya.

Ia juga menuliskan versi lain mengenai asal-usul penyebutan Jurumudi. Menurutnya, ada pandangan masyarakat yang mengaitkan nama tersebut dengan “ziarah muda-mudi” karena di kawasan itu terdapat makam keramat berupa petilasan seorang ulama besar yang kerap menjadi tujuan peziarahan para muda-mudi.

Kampung Jurumudi sendiri mencakup sejumlah kampung kecil yang memiliki cerita tersendiri. Di antaranya Kampung Baru yang dihuni banyak perantau, Kampung Teko yang disebut-sebut banyak ditempati para pegawai “neko” atau mereka yang menumpang hidup di sekitar pabrik, serta Kampung Bulak Kambing yang namanya diambil dari kebiasaan warga setempat memelihara dan menggembala kambing pada masa lalu.

Burhanudin menambahkan bahwa masih ada kampung lain yang tak kalah menarik, seperti Kampung Rawa Gintung yang berada di sekitar rawa dengan nama serupa, Kampung Kebon Jemali yang dipercaya masyarakat dibangun oleh tokoh bernama Ki Jemali, hingga Kampung Bulak Indah yang turut menjadi bagian sejarah kawasan tersebut.

Sebelum tahun 2000, Kampung Jurumudi merupakan kelurahan di bawah Kecamatan Batuceper. Kondisi itu berubah setelah terbitnya Peraturan Daerah (Perda) Nomor 16 Tahun 2000 tentang Pemekaran Kecamatan di Tangerang, yang menjadikan Jurumudi sebagai salah satu kelurahan terpadat di Kecamatan Benda hingga sekarang. [SBN]

LAINNYA