Nelayan Cikiruhwetan Berharap Modernisasi Pesisir Dongkrak Harga Ikan

waktu baca 2 menit
Jumat, 13 Mar 2026 17:33 107 Redaksi | Atma

PANDEGLANG (Suarabantennews.com) – Para nelayan di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Desa Cikiruhwetan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang menaruh harapan besar pada program modernisasi kawasan pesisir yang tengah dijalankan pemerintah. Mereka berharap perubahan tersebut mampu mendongkrak harga jual ikan hasil tangkapan sekaligus memperbaiki kesejahteraan nelayan setempat.

Selama ini, para nelayan mengaku hasil tangkapan mereka kerap dihargai rendah. Kondisi itu membuat penghasilan yang dibawa pulang tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan saat melaut.

Nelayan Cikiruhwetan, Mawardi (70), mengatakan sebagian besar pendapatannya habis untuk menutup biaya operasional. Salah satu pengeluaran terbesar adalah bahan bakar solar yang harus dibeli dari lokasi cukup jauh dengan harga yang tidak sama.

“Ya itu tadi. Pertama kita kan ada pengeluaran untuk solar. Itu ngambilnya cukup jauh dan harganya berbeda,” katanya.

Selain bahan bakar, biaya logistik dan operasional selama melaut juga menjadi beban berat bagi nelayan. Mawardi menjelaskan, selisih antara penghasilan dan pengeluaran saat melaut sangat tipis.

Kondisi tersebut makin berat karena hasil tangkapan harus dibagi dengan kru kapal selama perjalanan melaut.

“Karena nggak bisa melaut sendiri,” imbuhnya.

Mawardi juga menyoroti kondisi cuaca dalam setahun terakhir yang dinilai tidak bersahabat. Situasi tersebut membuat banyak nelayan enggan melaut karena risiko yang tinggi, padahal sebagian besar masyarakat di Kecamatan Cikeusik menggantungkan hidup sebagai nelayan.

“Itu juga seharusnya bisa diperhatikan,” katanya.

Harapan serupa disampaikan Yusuf Khudaeri. Dia menilai keberadaan Kampung Nelayan Merah Putih dapat menjadi peluang untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan, terutama karena sebagian besar nelayan di Cikeusik masih menggunakan peralatan tradisional.

“Oleh karena itu, kami berharap fasilitas yang disediakan pemerintah ini tidak hanya sampai selesai pembangunannya saja, tapi juga dilakukan pendampingan kepada para nelayan di sini agar bisa naik kelas,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan pemerintah tengah memfokuskan berbagai program untuk mendorong kesejahteraan nelayan agar dapat naik kelas. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui program Kampung Nelayan Merah Putih.

“Pelelangan yang dulu kumuh, melalui program KNMP dibuat lebih bersih, rapi dan tertata dengan baik. Termasuk pengelolaannya juga lebih modern,” katanya.

Menurut Dimyati, KNMP Cikiruhwetan menjadi salah satu proyek percontohan modernisasi kawasan pesisir. Pembangunan di kawasan tersebut mencakup tempat pelelangan ikan yang modern, dermaga, bengkel, serta balai nelayan yang difungsikan untuk pelatihan dan peningkatan taraf hidup serta ekonomi nelayan setempat.

“Anggaran yang digelontorkan pemerintah ke sini sudah sangat besar. Maka dari itu, saya berpesan kepada masyarakat di sini agar benar-benar merawat semua fasilitas yang sudah disediakan ini untuk kepentingan bersama,” ujarnya. [SBN]

LAINNYA