Pasar Tradisional Sumur Gede Cipari Resmi Dibuka, Wabup Intan Sebut Jadi Ruang Ekonomi dan Budaya

waktu baca 3 menit
Selasa, 16 Jun 2026 19:00 142 Redaksi | Atma

KABUPATEN TANGERANG (Suarabantennews.com) — Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, secara resmi membuka Pasar Tradisional Sumur Gede Cipari di Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Selasa (16/06/26). Kehadiran pasar tersebut diharapkan menjadi penggerak ekonomi rakyat sekaligus ruang sosial dan budaya bagi masyarakat setempat.

Dalam kesempatan itu, Wabup Intan menyampaikan rasa syukur serta apresiasi kepada Pemerintah Desa Ciakar dan seluruh pihak yang telah berinisiatif menghadirkan pasar tradisional tersebut.

“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Desa Ciakar beserta seluruh elemen masyarakat yang telah berinisiatif dan bekerja keras menghadirkan pasar tradisional ini sebagai ruang ekonomi, sosial, sekaligus budaya bagi masyarakat,” ujar Wabup Intan.

Menurut dia, pasar tradisional tidak sekadar menjadi tempat terjadinya transaksi jual beli. Lebih dari itu, pasar merupakan pusat pergerakan ekonomi rakyat, tempat bertemunya produsen dan konsumen lokal, serta wadah pelestarian budaya dan kuliner nusantara yang menjadi identitas daerah.

“Di Pasar Tradisional Sumur Gede Cipari ini, kita melihat semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga tradisi sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru dan mengenalkan kekayaan kuliner daerah kepada generasi muda agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman,” ujarnya.

Dia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui penguatan UMKM, pemberdayaan masyarakat desa, serta pengembangan potensi lokal yang dimiliki setiap wilayah.

“Pembangunan yang kuat harus dimulai dari desa, karena desa merupakan fondasi utama kemajuan daerah. Keberadaan Pasar Tradisional Sumur Gede Cipari ini diharapkan menjadi ruang produktif yang dapat meningkatkan pendapatan pelaku usaha, membuka peluang kerja, serta memperkuat kebersamaan dan solidaritas sosial warga,” tandasnya.

Wabup Intan menambahkan, keberhasilan sebuah pasar tradisional tidak hanya diukur dari ramainya transaksi maupun meningkatnya pendapatan pedagang. Kebersihan, kenyamanan, dan keamanan lingkungan pasar juga menjadi faktor penting yang harus dijaga bersama.

Untuk itu, dia mengimbau pengelola, pedagang, dan masyarakat agar merawat pasar tersebut sehingga tetap bersih, tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pengunjung.

“Saya mohon kepada pengelola, pedagang dan masyarakat, rawat dan jaga pasar ini agat tetap bersih, rapi, aman dan nyaman. Jaga kehigienisan produk yang dijual, khususnya makanan dan minuman, sehingga kualitas dan keamanan pangan tetap terjamin,” himbaunya.

Wabup Intan berharap lingkungan pasar yang bersih serta produk yang higienis dapat membuat Pasar Tradisional Sumur Gede Cipari Desa Ciakar makin berkembang, tepercaya di tengah masyarakat, sekaligus menjadi contoh pasar tradisional yang sehat, tertib, dan nyaman di Kabupaten Tangerang.

“Saya optimistis bila Pasar Tradisional Sumur Gede Cipari ini bersih, aman, nyaman dan higienis akan berkembang menjadi destinasi ekonomi dan budaya yang membanggakan bagi Masyarakat Desa Ciakar dan Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. [SBN]

LAINNYA