Kontingen Karate Kota Tangerang Sebut Ada Indikasi Kecurangan Wasit

  • Whatsapp
PWI-KAB

KABUPATEN TANGERANG; SBN — Cabang olahraga (cabor) Karate Kota Tangerang meraih urutan kedua dibawah kontingen dari Kota Serang yang menempati posisi teratas diajang gelaran Porprov V Banten 2018 yang digelar di gedung olahraga sport center, Dasana Indah, Kabupaten Tangerang.

Hendrik Raintung, pembina prestasi cabor Karate kontingen Kota Tangerang mengatakan, digelaran Porprov V Banten 2018, cabor karate Kota Tangerang menerjunkan 15 atlet yang didominasi para pemula, pasalnya semula ia menargetkan 5 medali emas, namun meleset hanya 3 medali emas yang diraihnya.

“Puji syukur dari 15 atlet yang kita turunkan 13 atlet kita dapet medali, yakni 3 medali emas, 5 perak dan 5 perunggu, walaupun didominasi para junior,” kata Hendrik.

Hendrik menuturkan, mereka yang meraih medali yakni, pada medali emas itu diraih oleh David, Jagjit dan Chintya. Untuk medali perak diraih oleh Dina, Putri Ayu, Luhur, Renald dan Hasanudin. Sementara pada medali perunggu diraih oleh Abdul Thalib, Karib, Niken, Dimas dan Komite beregu. “Bravo buat mereka yang sudah berjuang,” katanya memberi semangat.

Menurutnya, pada ajang Porprov V Banten ini di cabor karate terindikasi adanya kecurangan dari pihak wasit yang tidak objektif. Pasalnya dirasakan ketika para atlet kota Tangerang berhadapan atlet Kota Serang selalu terjadi kecurangan. Ini merupakan dampak yang merugikan para atlet yang telah berjuang untuk meraih prestasi.
Setelah beberapa kali pertandingan digelar, Hendrik pun melakukan protes terhadap dewan wasit, pasalnya pihaknya sangat dirugikan dengan perlakuan oknum wasit yang dianggap keberpihakan itu.

“Kita sudah capek-capek membina malah dikerjain seperti ini, kasian para atlet kita yang sudah siap tampil malah dikotori dengan keberpihakan oknum wasit,” cetusnya.

Setelah Hendrik melakukan protes, ia merasakan ada perubahan. Biasanya, lanjut Hendrik, indikasi keberpihakan oknum wasit untuk memenangkan tuan rumah, tapi ini tidak, malah dirasakan ketika atlet Karate Kota Tangerang berhadapan dengan Kota Serang.

“Makanya Serang Unggul sampai borong 9 medali emas dengan urutan teratas, kita hanya 3 emas tapi diurutan kedua. Kita merasakan ada kecurangan, tidak tahu untuk daerah laen ketika berhadapan dengan Kota Serang,” ungkapnya.(des)

Penulis : Desi Amaliah

Wartawan

BANK BANTEN

Related posts

PWI-KAB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *