RSUD Balaraja Bangun Gedung 6 Lantai, Ini Fasilitas Baru yang Siap Melayani Warga

waktu baca 3 menit
Rabu, 17 Jun 2026 18:46 125 Redaksi | Atma

KABUPATEN TANGERANG (Suarabantennews.com) — Pemerintah Kabupaten Tangerang terus memperkuat kualitas dan kapasitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Komitmen tersebut ditandai dengan dimulainya pembangunan Gedung IGD Maternal, Hemodialisa, dan Rawat Inap enam lantai di RSUD Balaraja melalui prosesi ground breaking yang digelar Rabu (17/6/26).

Peletakan batu pertama dilakukan secara simbolis oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, bersama jajaran manajemen RSUD Balaraja, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah perangkat daerah terkait.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan pembangunan fasilitas kesehatan tersebut merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Tangerang bagian barat dan daerah penyangga lainnya.

“Alhamdulillah hari ini kita memulai pembangunan sarana dan fasilitas kesehatan berupa perluasan IGD Maternal, ruang Hemodialisa atau cuci darah, serta gedung rawat inap. Ini merupakan bentuk antisipasi dan upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pasien yang berobat ke RSUD Balaraja,” ujar Bupati Maesyal.

Menurut dia, RSUD Balaraja tidak hanya melayani masyarakat Kabupaten Tangerang, tetapi juga menerima pasien dari berbagai daerah lain, mulai dari Kabupaten Serang hingga Bogor.

Karena cakupan pelayanan yang luas tersebut, peningkatan kapasitas dan fasilitas rumah sakit menjadi kebutuhan yang harus segera dipenuhi agar pelayanan kepada pasien dapat berjalan lebih optimal.

“Rumah sakit ini melayani masyarakat yang sangat luas. Karena itu kita harus menyiapkan fasilitas yang memadai agar pelayanan kepada pasien semakin optimal. Penambahan ruang rawat inap, IGD, dan Hemodialisa menjadi bagian dari upaya tersebut,” ungkapnya.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada Direktur RSUD Balaraja beserta seluruh jajarannya yang terus melakukan inovasi dan responsif terhadap kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.

Dia berharap pembangunan fasilitas baru tersebut dapat berjalan sesuai perencanaan, tepat waktu, tepat mutu, serta memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Direktur RSUD Balaraja yang telah berinisiatif meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan. Kami juga berterima kasih kepada Kejaksaan, Kepolisian, dan seluruh pihak yang melakukan pendampingan agar pembangunan ini berjalan lancar, transparan, dan sesuai aturan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa peningkatan infrastruktur harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat yang datang mendapatkan pelayanan yang cepat, ramah, bersih, nyaman, dan profesional. Dengan pelayanan yang baik, pasien akan merasa tenang dan proses pemulihan pun menjadi lebih baik,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Balaraja dr. Chorah Usman menjelaskan pembangunan gedung baru tersebut dilakukan untuk menjawab kebutuhan layanan kesehatan yang terus meningkat sekaligus memenuhi standar pelayanan rumah sakit sesuai regulasi terbaru.

Dia mengungkapkan bahwa saat ini ruang IGD Maternal masih memanfaatkan ruangan yang terbatas. Padahal, kasus maternal dan neonatal merupakan kasus berisiko tinggi yang membutuhkan fasilitas sesuai standar guna menekan angka kematian ibu dan bayi.

Selain itu, kebutuhan layanan Hemodialisa juga terus mengalami peningkatan. Saat ini, kapasitas ruang cuci darah hanya mampu menampung 13 mesin atau tempat tidur sehingga antrean pasien masih cukup tinggi.

“Dengan pembangunan ruang Hemodialisa yang baru dan lebih luas, kapasitas pelayanan dapat ditingkatkan hingga mencapai 40 mesin atau tempat tidur. Ini akan sangat membantu mengurangi antrean pasien yang membutuhkan layanan cuci darah,” jelas dr. Chorah. [SBN]

LAINNYA