Sempat Terganggu Dugaan Pencemaran, Perumda Tirta Benteng Pastikan Air Pelanggan Tersalurkan Aman Siang Ini

waktu baca 2 menit
Selasa, 10 Feb 2026 13:08 135 Redaksi | Atma

TANGERANG (Suarabantennews.com) – Perumda Tirta Benteng memastikan kualitas air yang kembali mengalir ke rumah pelanggan berada dalam kondisi aman dan sesuai standar baku mutu. Kepastian tersebut disampaikan setelah sebelumnya terdeteksi adanya pencemaran pada aliran air baku pada Senin (9/2) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Direktur Teknik Perumda Tirta Benteng Joko Surana menjelaskan, gangguan awal terjadi pada aliran air baku di wilayah Cikokol milik Kabupaten Tangerang. Kondisi tersebut ditandai dengan munculnya bau tidak sedap, adanya kandungan minyak, serta matinya ikan-ikan secara mendadak.

Menindaklanjuti temuan itu, Perumda Tirta Benteng segera melakukan pemantauan secara intensif terhadap kondisi air baku guna memastikan tingkat pencemaran dan potensi dampaknya terhadap distribusi air bersih kepada pelanggan.

“Dan, pada pukul 22.30 WIB, indikasi serupa turut terdeteksi pada aliran air milik Perumda Tirta Benteng. Pencemaran tersebut diduga berasal dari polutan akibat kebakaran gudang kimia di wilayah Tangerang Selatan,” papar Joko, Selasa (10/2/26).

“Demi menjaga kualitas air bagi pelanggan, Perumda Tirta Benteng langsung menghentikan seluruh aliran air secara total. Tim teknis kemudian melakukan pemeriksaan berkala setiap 15 hingga 30 menit untuk memastikan kondisi air baku,” sambungnya.

Hasil pemantauan selanjutnya menunjukkan kondisi yang mulai membaik. Pada pukul 00.00 WIB, air baku dinyatakan tidak lagi terindikasi tercemar bahan kimia maupun berbau.

“Sebagai langkah pengamanan, seluruh air yang terlanjur tercemar dibuang ke aliran laut, kemudian dilakukan pengisian ulang dengan air baku yang memenuhi standar kualitas. Proses distribusi kembali dimulai secara bertahap sejak pukul 05.00 WIB ke jaringan pipa utama,” jelasnya.

Sekitar pukul 08.00 WIB, aliran air mulai kembali masuk ke rumah-rumah pelanggan secara bertahap. Sementara itu, wilayah ujung jaringan distribusi seperti Pondok Bahar dan Jatiuwung memerlukan waktu tambahan sekitar tiga hingga empat jam akibat panjangnya jaringan pipa.

Perumda Tirta Benteng menegaskan bahwa seluruh air yang saat ini kembali disalurkan telah melalui proses pengawasan ketat dan dipastikan tidak mengalami pencemaran baik secara fisika maupun kimia.

“Kami memastikan air yang saat ini diterima pelanggan dalam kondisi aman dan layak digunakan. Dipastikan tidak tercemar fisika maupun kimia,” tegasnya.

Selain itu, Perumda Tirta Benteng mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta segera melaporkan apabila masih menemukan gangguan distribusi maupun kualitas air di wilayah masing-masing. [SBN]

LAINNYA