Tahapan Entry by Number Porprov VII Banten Terlambat, KONI Kabupaten Tangerang Pertanyakan Kesiapan Panitia

waktu baca 2 menit
Senin, 20 Jul 2026 12:47 131 Redaksi | Rachel

KABUPATEN TANGERANG – KONI Kabupaten Tangerang mempertanyakan kesiapan Panitia Besar (PB) Porprov VII Banten setelah tahapan pendaftaran nomor/kelas pertandingan (entry by number/class) hingga Jumat (17/7/2026) belum juga dibuka, padahal sesuai jadwal seharusnya berlangsung pada 1–15 Juli 2026.

Ketua KONI Kabupaten Tangerang Eka Wibayu meminta Organizing Committee (OC) dan Steering Committee (SC) Porprov VII Banten memberikan penjelasan terkait keterlambatan tersebut. Menurutnya, seluruh tahapan yang telah disepakati bersama peserta harus dijalankan sesuai jadwal.

“Jadwal tahapan ini sudah diumumkan oleh SC dan OC serta disepakati pihak kabupaten/kota dalam rapat chef de mission. Maka seharusnya tahapan ini dipatuhi dan dilaksanakan,” ujar Eka, Jumat (17/7/2026).

Ketua KONI Kabupaten Tangerang, Eka Wibayu, didampingi Sekretaris KONI Adang Akbarudin, menyampaikan keterangan terkait keterlambatan tahapan entry by number/class Porprov VII Banten. KONI Kabupaten Tangerang meminta OC dan SC Porprov VII menjalankan seluruh tahapan sesuai jadwal agar persiapan kontingen tidak terganggu.

Ketua KONI Kabupaten Tangerang, Eka Wibayu, didampingi Sekretaris KONI Adang Akbarudin, menyampaikan keterangan terkait keterlambatan tahapan entry by number/class Porprov VII Banten. KONI Kabupaten Tangerang meminta OC dan SC Porprov VII menjalankan seluruh tahapan sesuai jadwal agar persiapan kontingen tidak terganggu.

Eka menilai keterlambatan tersebut mengganggu persiapan kontingen daerah. Hingga saat ini, panitia juga belum menyampaikan mekanisme pendaftaran nomor atau kelas pertandingan, baik secara daring maupun manual.

“Hingga Jumat ini panitia juga belum memberitahukan mekanisme pendaftaran. Apakah melalui online ataukah manual. Kalau online, sampai siang ini belum ada link pendaftaran yang dikirimkan,” katanya.

Selain itu, keterlambatan pengumuman nomor dan kelas pertandingan membuat KONI Kabupaten Tangerang kesulitan menentukan nomor yang akan diikuti. Kondisi tersebut diperparah dengan adanya beberapa kali revisi nomor pertandingan.

“Kami sempat kesulitan karena nomor atau kelas pertandingan belum kami terima ketika jadwal pendaftaran sudah dibuka. Dan baru-baru ini saja kami terima dan itu juga sempat mengalami revisi,” ujarnya.

Sekretaris KONI Kabupaten Tangerang Adang Akbarudin menambahkan, keterlambatan tahapan bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, panitia juga terlambat mengumumkan daftar cabang olahraga yang dipertandingkan pada Porprov VII Banten.

“Keterlambatan demi keterlambatan ini mempengaruhi persiapan Kabupaten Tangerang dalam menghadapi Porprov. Kami meminta OC dan SC tetap disiplin menjalankan tahapan Porprov sehingga tidak ada pihak yang dirugikan,” kata Adang.

Ia juga menyoroti minimnya surat resmi yang diterima KONI Kabupaten Tangerang terkait persiapan Porprov. Menurutnya, hingga kini pihaknya baru menerima satu surat resmi, sementara informasi perubahan cabang olahraga maupun nomor pertandingan lebih banyak diperoleh dari pengurus cabang olahraga.

“Kami juga belum menerima buku pedoman umum Porprov yang kami butuhkan untuk melakukan pemetaan penginapan dan transportasi cabang olahraga,” pungkasnya.[SBN]

LAINNYA