KABUPATEN TANGERANG (Suarabantennews.com) — Sebanyak 1.948 mahasiswa Universitas Bina Bangsa (Uniba) akan melaksanakan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Kabupaten Tangerang. Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap kehadiran ribuan mahasiswa tersebut mampu menjadi motor penggerak lahirnya desa dan kelurahan yang mandiri serta berkelanjutan.
Harapan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja saat menghadiri serah terima mahasiswa KKM Universitas Bina Bangsa Tahun 2026 di Gedung Serba Guna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Selasa (7/7/2026).
“Saya berharap adik-adik mahasiswa Uniba ini mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Jadi pendorong dan penggerak terwujudnya desa/kelurahan yang mandiri dan berkelanjutan,” harap Sekda Soma.
Dalam sambutannya, Soma mengatakan tema KKM Uniba tahun ini adalah “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Inovasi Pendidikan, Ekonomi Lokal, Sosial Budaya, Lingkungan dan Tata Kelola Desa/Kelurahan Menuju Desa/Kelurahan Mandiri dan Berkelanjutan”.
Menurutnya, tema tersebut sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Tangerang yang terus mendorong terwujudnya masyarakat yang maju, mandiri, dan berdaya saing.
Dia berharap kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat mampu memperkuat kolaborasi melalui berbagai program yang inovatif, kreatif, dan berkelanjutan.
“Kuliah Kerja Mahasiswa bukan hanya memenuhi kewajiban akademik. Lebih dari itu, KKM merupakan wahana pembelajaran nyata untuk membangun kepedulian sosial, mengasah kepemimpinan, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” tandasnya.
Soma menambahkan, Kabupaten Tangerang memiliki potensi besar di berbagai sektor yang akan berkembang lebih optimal apabila didukung kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat.
“Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah sebagai kekuatan untuk menghadirkan perubahan yang nyata. Karena pembangunan yang berhasil bukan hanya tentang apa yang kita bangun hari ini, tetapi juga tentang generasi yang kita siapkan untuk melanjutkannya,” imbuhnya.
Dia juga berpesan kepada seluruh mahasiswa Uniba agar menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika, disiplin, serta mampu beradaptasi dengan lingkungan masyarakat selama menjalankan KKM.
Mahasiswa juga diharapkan mampu membuktikan bahwa kehadiran mereka benar-benar menjadi solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.
“Bangun komunikasi yang baik, hormati nilai-nilai budaya dan kearifan lokal, dengarkan aspirasi masyarakat, kemudian hadirkan gagasan dan inovasi yang sederhana yang memberikan manfaat nyata,” pesannya.
Soma turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika Universitas Bina Bangsa yang kembali memilih Kabupaten Tangerang sebagai lokasi pelaksanaan KKM. Menurutnya, program pengabdian kepada masyarakat tersebut diharapkan menjadi amal kebaikan yang memberikan manfaat bagi mahasiswa, universitas, maupun masyarakat.
“Kami apresiasi dan terima kasih kepada Universitas Bina Bangsa yang kembali menjadikan Kabupaten Tangerang sebagai mitra dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat melalui program Kuliah Kerja Mahasiswa. Semoga ini menjadi bagian ikhtiar kita semua dalam mewujudkan Kabupaten Tangerang yang makin gemilang,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Rektor II Universitas Bina Bangsa Gatot Hartoko mengungkapkan sebanyak 1.948 mahasiswa diterjunkan untuk melaksanakan KKM di Kabupaten Tangerang.
Mahasiswa tersebut akan ditempatkan di sejumlah kecamatan dan desa dengan program yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat.
“Mahasiswa akan belajar dan mencoba mengaplikasikan teorinya secara langsung di masyarakat, serta berusaha membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi, baik di bidang pendidikan, keagamaan, pemberdayaan ekonomi, sosial budaya, hingga tata kelola desa,” ujar Gatot.
Menurutnya, program KKM merupakan wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Melalui kolaborasi yang dibangun, mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi positif melalui berbagai program, mulai dari pengembangan website desa, penguatan pelaku UMKM melalui digitalisasi pembayaran, hingga konsultasi hukum.
“Kami memohon petunjuk dan arahan dari pihak pemerintah daerah agar mahasiswa kami dapat melaksanakan program-program ini dengan baik dan maksimal. Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. [SBN]