Wabup Intan Dorong Perkuat DRPPA Menuju Ruang Bersama Indonesia 2026

waktu baca 3 menit
Rabu, 4 Feb 2026 16:55 128 Redaksi | Atma

KABUPATEN TANGERANG (Suarabantennews.com) – Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mematangkan langkah menuju terwujudnya Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) sebagai bagian dari Ruang Bersama Indonesia (RBI) Tahun 2026. Upaya tersebut diperkuat melalui Rapat Kelompok Kerja (Pokja) DRPPA yang digelar di Gedung Serbaguna Puspemkab Tangerang, Rabu (4/2/2026).

Forum strategis ini menjadi ruang koordinasi lintas sektor untuk memastikan pelaksanaan program DRPPA berjalan optimal di dua desa lokus, yakni Desa Cibetok dan Desa Gunung Kaler, Kecamatan Gunung Kaler.

Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, dalam sambutannya menegaskan bahwa DRPPA merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam mendukung arahan Presiden Republik Indonesia sebagaimana tertuang dalam Astacita. Program ini difokuskan pada penguatan pembangunan sumber daya manusia, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.

“DRPPA adalah desa yang mengintegrasikan perspektif gender dan hak anak ke dalam tata kelola pemerintahan, pembangunan, hingga pemberdayaan masyarakat secara terencana dan berkelanjutan sesuai Visi Pembangunan Indonesia,” ujar Wabup Intan.

Dia menambahkan, komitmen tersebut menjadi wujud nyata dukungan Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap kebijakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia.

“Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah menerbitkan Surat Keputusan Pj. Bupati Tangerang Nomor: 463/Kep.158-Huk/2024 yang menetapkan Desa Cibetok dan Desa Gunung Kaler sebagai lokasi program terpadu DRPPA untuk tahun 2026,” jelasnya.

Wabup Intan juga mengajak seluruh elemen terkait, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), PKK, Dharma Wanita Persatuan (DWP), Gabungan Organisasi Wanita (GOW), hingga instansi vertikal seperti Pengadilan Agama dan Kementerian Agama, untuk bersatu padu menyukseskan program tersebut.

Menurutnya, keberhasilan DRPPA sangat bergantung pada kerja keras tim Pokja serta partisipasi aktif tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan dukungan corporate social responsibility (CSR).

“Saya berharap rapat hari ini menghasilkan program kerja yang kreatif dan inovatif. Perlu diingat, ujung tombak keberhasilan DRPPA adalah dukungan langsung dari masyarakat, perangkat desa, serta tokoh pemuda di wilayah tersebut,” ujarnya.

Menutup arahannya, Wabup Intan berpesan agar program DRPPA tidak hanya dijadikan ajang perlombaan sesaat. Dia menginginkan program tersebut berjalan berkesinambungan demi meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Tangerang secara permanen.

“Harapan kita semua, program ini sukses dan terus berkelanjutan. Jangan sampai setelah selesai dinilai atau dilombakan, kegiatannya berhenti. Ini harus menjadi budaya dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan dan anak kita,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Tangerang, Asep Suherman, menegaskan bahwa rapat Pokja DRPPA diharapkan menghasilkan program kerja yang konkret dan terukur dalam pemberdayaan perempuan dan anak.

“Tujuan utama dari DRPPA adalah menciptakan lingkungan yang nyaman, aman dan mendukung bagi perempuan dan anak-anak untuk dapat tumbuh dan berkembang secara optimal,” tegas Asep Suherman. [SBN]

LAINNYA