SUARABANTENNEWS.COM – Unggahan di akun media sosial resmi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang memicu kritik dari masyarakat pada Kamis (1/10/2026). Konten yang awalnya ditujukan untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila tersebut dinilai kurang mencerminkan nilai humanis dan wibawa sebagai aparat penegak peraturan daerah.
Sorotan publik tertuju pada visual akhir unggahan di akun resmi @satpolppkabtng, yang memperlihatkan tiga personel berseragam dinas lengkap dan berkacamata hitam berpose tolak pinggang. Selain gaya visual yang dinilai menyerupai peragawan, pemilihan latar musik juga menjadi perbincangan. Akun instansi pemerintah daerah tersebut kedapatan menggunakan lagu dengan label konten eksplisit berjudul Timeless karya The Weeknd dan Playboi Carti.
Kombinasi visual dan audio ini memicu reaksi negatif dari warga digital di kolom komentar. Salah satu pengguna media sosial, @babyayu97, mempertanyakan etika dari gaya penampilan tersebut yang dianggap lebih mengutamakan citra personal ketimbang pendekatan yang ramah kepada warga sipil.
“Gagah jasa itu pada tolak pinggang. Lagi nyohor apa gimana? Kaga ada humanis-humanisnya. Kgk malu apa diupload ke medos tapi ngegaya begitu? Narsis amat,” cibirnya.
Komentar pedas juga dilontarkan oleh akun @ferdianherss yang menyayangkan minimnya sensitivitas admin resmi instansi dalam menyaring publikasi media sosial. Ia menilai visual estetis yang berlebihan justru berpotensi mengaburkan esensi tugas kedinasan aparat.
“Adminnya kurang peka. Ini momen sakral Hari Kesaktian Pancasila, masa latarnya lagu barat eksplisit begitu? Instansi pemerintah harusnya mengedukasi atau pamer kinerja nyata, bukan malah kelihatan mendegradasi wibawa korps lewat visual yang cuma mengejar estetika,” tulis akun @ferdianherss di kolom komentar.
Kritik masyarakat ini menyoroti tata kelola komunikasi publik dan pemanfaatan media sosial oleh instansi pemerintahan di lingkup Pemerintah Kabupaten Tangerang. Publik berharap aparat penegak ketertiban umum dapat lebih mengedepankan profesionalisme, kesantunan, dan kehadiran yang solutif di lapangan, bukan sekadar penataan citra di ruang digital.
Sampai saat ini, pihak Satpol PP Kabupaten Tangerang belum memberikan keterangan resmi atau klarifikasi terkait respons publik atas unggahan tersebut.