CILEGON (Suarabantennews.com) — Kontingen Kabupaten Tangerang dari cabang olahraga menembak kembali menegaskan dominasinya di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Provinsi Banten 2026. Bertanding di Kota Cilegon, para atlet pelajar berhasil keluar sebagai yang terbaik dengan menduduki peringkat pertama pada cabor menembak.
Prestasi tersebut diraih setelah tim menembak Kabupaten Tangerang memborong total 12 medali, terdiri atas 5 medali emas, 4 medali perak, dan 3 medali perunggu.
Raihan lima medali emas itu sekaligus menjadi bukti konsistensi pembinaan atlet muda yang selama ini dilakukan oleh Perbakin Kabupaten Tangerang.
“Sejumlah nomor yang berhasil menyumbangkan medali emas di antaranya kelas Air Pistol Mixed Team dan Benchrest 25 Meter Putra,” kata Pelatih Kontingen Kabupaten Tangerang Cabang Olahraga Menembak, Mangku Alam Syah, Senin (15/6/2026).
Selain mendominasi perolehan medali emas, atlet-atlet Kabupaten Tangerang juga sukses mengamankan 4 medali perak dan 3 medali perunggu dari berbagai nomor pertandingan yang dipertandingkan.
Alam Syah mengaku bersyukur atas capaian yang berhasil diraih anak asuhnya. Menurutnya, hasil tersebut merupakan buah dari kerja keras para atlet dan pelatih, serta dukungan berbagai pihak yang selama ini terlibat dalam proses pembinaan.
“Alhamdulillah, hasil ini merupakan buah dari kerja keras seluruh atlet yang telah menjalani latihan dengan disiplin dan penuh semangat,” ujarnya.
Dia menuturkan, keberhasilan tersebut tidak diraih dengan mudah. Persaingan antar daerah pada cabang olahraga menembak, katanya, terus menjadi makin kompetitif dari tahun ke tahun.
Tetapi, para atlet Kabupaten Tangerang mampu tampil tenang dan menunjukkan kemampuan terbaik saat berada di arena pertandingan.
“Itu menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam meraih prestasi di Popda tahun ini,” katanya.
Alam Syah menambahkan, pencapaian tersebut menjadi modal penting dalam mempersiapkan atlet-atlet muda Kabupaten Tangerang menghadapi kompetisi yang lebih tinggi pada masa mendatang.
Menurutnya, Popda bukan sekadar ajang berburu medali, melainkan juga menjadi sarana untuk mengukur hasil pembinaan atlet usia pelajar yang selama ini dijalankan.
“Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi atlet untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan,” ungkapnya.[SBN]