Bina Marga dan SDA Kabupaten Tangerang Rampungkan Bangun Jalan Longsor di Tanjung Burung

  • Whatsapp
Berita Banten, Berita Banten Terbaru, Berita Banten Hari Ini, Berita Kabupaten Tangerang, Berita Kabupaten Tangerang Terbaru, Berita Kabupaten Tangerang Hari Ini: Bina Marga dan SDA Kabupaten Tangerang Rampungkan Bangun Jalan Longsor di Tanjung Burung

KABUPATEN TANGERANG (SBN) — Pembangunan jalan longsor akibat tergerus aliran Sungai Cisadane di Desa Tanjung Burung Kecamatan Teluk Naga Kabupaten Tangerang kini telah memasuki tahapan finising oleh Dinas Bina Marga dan Pengairan dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang.

“Saat ini tahapan pekerjaan pembangunan jalan yang longsor di Desa Tanjung burung telah selesai, tinggal finising pekerjaan,” ujar Kepala Dinas Bina Marga dan SDA Kabupaten Tangerang Slamet Budhi , Kamis (6/05/2021}.

Read More

Budi melanjutkan, selama proses pekerjaan menurunkan alat berat berupa 2 ekskavator untuk membantu proses perbaikan jalan yang longsor akibat abrasi air sungai Cisadane.

Menurutnya, pembangunan tanggul menggunakan bronjong batu kali, dikarenakan sifat darurat, bertujuan untuk menahan air sungai Cisadane sehingga tidak langsung menghantam jalan yang sudah dibangun Pemkab Tangerang.

Untuk mobilitas warga, kami membangun jalan darurat yang disediakan untuk kebutuhan mobilitas warga, dengan lebar sekitar 2,5 meter, lokasinya samping jalan yang longsor

Sebelumnya, telah diberitakan Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air segera membangun jalan yang longsor dan tanggul akibat derasnya aliran sungai Cisadane di kampung Kandang Genteng, Desa Tanjung Burung Kecamatan Teluknaga Kabupaten Tangerang.

Kejadian jalan longsor tersebut sekitar pukul 20:15 WIB pada hari Sabtu lalu (13/3/2021).

“Kami membangun jalan longsor sekitar 100 meter di Desa Tanjung Burung, dan juga bangun tanggul penahan air kali Cisadane,” ujar Budi kepada tim liputan Diskominfo Kabupaten Tangerang, Senin (15/3/2021).

Budhi selanjutnya, saat ini Kecamatan Teluknaga sedang berkonsultasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Cisadane Ciliwung (BBWSC)2, terkait penggunaan lahan pembangunan tanggul untuk penahan air kali Cisadane. (Ris)

Wartawan

Related posts