Pabrik Tiner di Cukang Galih Kebakaran

  • Whatsapp
Berita Banten, Berita Banten Terbaru, Berita Banten Hari Ini, Berita Kabupaten Tangerang, Berita Kabupaten Tangerang Terbaru, Berita Kabupaten Tangerang Hari Ini: Pabrik Tiner di Cukang Galih Kebakaran
Petugas Pemadam Kebakaran sedang berusaha memadamkan api (Irfan Maulana/SuaraBantenNews)

KABUPATEN TANGERANG (SBN) — Kebakaran hebat melanda salah satu PT Warna Prima yang memproduksi tiner atau cairan pencampur cat di wilayah Desa Cukang Galih, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Senin, 14 Juni 2021.

Komandan Regu (Danru) Petugas Pemadam Kebakaran Mako Curug Andi Lala menjelaskan, saat ini tim masih dalam proses pemadaman dikarenakan yang terbakar itu bahan bakar tiner dan cat. Kami mendapatkan informasi sekitar pukul 16:30 WIB, langsung bergegas untuk menuju ke lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Read More

Komandan Regu (Danru) Petugas Pemadam Kebakaran Mako Curug, Andi Lala menjelaskan, kebakaran terjadi pukul 16.30 WIB, tetapi kami mendapatkan informasi sekitar pukul 17.30 WIB dan langsung bergegas menuju lokasi kebakaran. Saat ini tim masih dalam proses pemadaman dikarenakan yang terbakar itu bahan bakar tiner dan cat.

“Pemicu dari terjadinya ini masih dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian setempat, untuk dugaan terjadinya kebakaran itu dari korsleting listrik yang menimbulkan percikan api saat memproduksi tiner,” kata Andi saat diwawancarai oleh SuaraBantenNews.

Kebakaran yang melanda pabrik yang bersebelahan dengan permukiman warga sekitar. Mereka lebih memilih untuk menjauh dari area pabrik tersebut lantaran panas yang ditimbulkan serta suara ledakan.

Andi menambahkan, sesampainya di lokasi, petugas yang terdiri atas 40 personel langsung berusaha memadamkan api. Ada 6 unit mobil pemadam yang kerah kan menuju TKP: 2 dari Mako Curug, 1 dari Pos Kelapa Dua, 1 dari Pos Pasar Kemis, 1 dari Pos Tigaraksa, dan 1 dari Pos Balaraja.

“Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, hanya banyak barang yang habis terbakar. Untuk saat ini kami masih belum tahu berapa kerugiannya dan kami tidak bisa menduga,” tutupnya. (Irfan)

Wartawan

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *