Bappeda Kabupaten Tangerang Evaluasi Program Prioritas Jelang Akhir Tahun

waktu baca 2 menit
Jumat, 21 Nov 2025 15:52 337 Redaksi

KAB. TANGERANG-, Menjelang akhir tahun 2025, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang fokus pada evaluasi capaian dan realisasi program unggulan Bupati dan wakil Bupati Tangerang.

Kepala Bappeda Kabupaten Tangerang,  Erwin Mawandy, menyatakan bahwa mereka telah diinstruksikan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program-program unggulan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Evaluasi akan difokuskan pada lima bidang utama yakni pelaksanaan program pendidikan, pelaksanaan program kesehatan, pengembangan infrastruktur dan lingkungan hidup, pengembangan ekonomi kerakyatan, serta tata kelola pemerintahan yang inovatif dan kreatif.

“Pada awal hingga pertengahan Desember, kami akan mengumpulkan data dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang ditugaskan untuk melaksanakan program-program prioritas ini,” jelas Erwin, Kamis, (20/11/2025).

Evaluasi ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana mandat dalam RPJMD dilaksanakan secara serius oleh OPD. Evaluasi tidak hanya akan fokus pada penyerapan anggaran dan pembangunan fisik, tetapi juga pada seberapa efektif kelima program ini memenuhi kebutuhan masyarakat.

Hasil evaluasi, sambung Erwin, akan diberikan kepada Bupati agar dinas-dinas dapat menerapkan langkah-langkah untuk memperkuat kualitas program yang sedang berjalan.

“Kami tidak ingin program yang dijalankan dampaknya tidak signifikan. Jadi evaluasi akan didasarkan pada data yang tersedia, meneliti tren selama satu tahun terakhir,” ujarnya.

Erwin juga menegaskan komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas. Dia menyatakan bahwa jika suatu program dianggap belum signifikan, hal itu akan ditangani sebagai tugas perbaikan di tahun depan.

“Kami akan secara transparan dan akuntabel jika ada satu program dianggap belum signifikan, itu akan menjadi tugas kami untuk diperbaiki,” katanya.

Adapun fokus program prioritas untuk setiap sektor yakni:

  • Kesehatan: Memprioritaskan pembangunan infrastruktur layanan kesehatan yang optimal untuk memberikan layanan yang nyaman kepada masyarakat.
  • Pendidikan: Mengatasi masalah di luar infrastruktur, seperti kurikulum, kualitas pengajaran, dan ketersediaan fasilitas pendukung.
  • Infrastruktur: Berfokus pada infrastruktur yang secara langsung menyentuh masyarakat berpenghasilan rendah, seperti penyediaan rumah layak huni dan fasilitas sanitasi.
  • Ekonomi Kerakyatan: Mengembangkan kewirausahaan dengan memberikan pelatihan dan pemberdayaan untuk fokus pada pengembangan UMKM.

Selain itu, Bappeda juga menekankan pentingnya program berbasis data, dengan pusat database digital yang akan didirikan di Kantor Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Tangerang untuk lima program prioritas.

Sementara, menanggapi pemangkasan transfer pusat ke daerah sebesar Rp620 miliar, Erwin meyakinkan bahwa kesehatan fiskal Kabupaten Tangerang tetap kuat.

Terlepas dari langkah-langkah efisiensi, ia menegaskan, kabupaten Tangerang terus mematuhi alokasi wajib untuk pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

“Mandatorinya tetap kita pertahankan. Pendidikan tetap 20 persen, kesehatan yang minimal 10 persen tetap kita pertahankan dan infrastruktur yang diwajibkan 40 persen juga tetap kita pertahankan,” tandasnya.

LAINNYA