Bupati Maesyal Rasyid Resmikan IGD Baru RSUD Balaraja, Kapasitas Naik Dua Kali Lipat

waktu baca 2 menit
Rabu, 18 Feb 2026 19:20 158 Redaksi | Atma

KABUPATEN TANGERANG (Suarabantennews.com) – Lonjakan kunjungan pasien yang menembus sekitar 700 orang per hari mendorong Pemerintah Kabupaten Tangerang memperkuat layanan kesehatan di RSUD Balaraja. Salah satu langkah nyatanya adalah meresmikan Instalasi Gawat Darurat (IGD) baru dan Musholla Al-Taubah, Rabu (18/2/2026).

Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama jajaran kepala OPD, Inspektur, para asisten, staf ahli, dan camat, atas undangan Direktur RSUD Balaraja.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengungkapkan rasa syukur atas rampungnya pembangunan dan renovasi fasilitas tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kedaruratan sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Alhamdulillah hari ini kami bersama para Kepala OPD, Inspektur, para asisten, staf ahli, dan camat menghadiri undangan Direktur RSUD Balaraja untuk meresmikan Musholla Al-Taubah dan IGD. IGD yang sebelumnya hanya memiliki 25 tempat tidur kini menjadi 51 tempat tidur untuk mengakomodir sekitar 100 pasien IGD setiap hari,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Dia menjelaskan, penambahan kapasitas IGD tersebut merupakan respons atas meningkatnya jumlah kunjungan pasien di RSUD Balaraja. Setiap hari, rumah sakit itu mencatat sekitar 700 kunjungan pasien.

Menurutnya, pertumbuhan jumlah penduduk dan meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan harus diimbangi dengan ketersediaan fasilitas yang memadai agar pelayanan tetap optimal.

Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk memprioritaskan keselamatan pasien tanpa membedakan status jaminan kesehatan.

“Kalau ada pasien, tangani dulu. Jangan ditanya BPJS atau tidak. Yang penting jiwanya diselamatkan. Setelah itu baru administrasinya diselesaikan. Pemerintah daerah juga masih menganggarkan program Jamkesda untuk membantu masyarakat yang belum terdaftar BPJS,” tegasnya.

Selain penguatan layanan medis, RSUD Balaraja juga menghadirkan Musholla Al-Taubah sebagai fasilitas ibadah yang lebih representatif. Musholla tersebut dibangun di lokasi yang mudah dijangkau serta memiliki kapasitas lebih besar dibandingkan sebelumnya.

“Peresmian fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memberikan kenyamanan bagi pasien dan keluarga yang berkunjung ke RSUD Balaraja,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Balaraja dr. Corah Usman menjelaskan bahwa penambahan kapasitas IGD menjadi kebutuhan mendesak mengingat tingginya kunjungan pasien darurat setiap hari.

“Setiap hari sekitar 100 kunjungan pasien IGD, sedangkan kapasitas yang ada hanya 25 tempat tidur. Penambahan ini juga untuk mengantisipasi antrean pasien rawat inap yang sementara harus ditangani di IGD,” jelasnya.

Dia menambahkan, musholla baru tersebut mampu menampung sekitar 100 jemaah. Fasilitas itu diperuntukkan bagi pasien rawat jalan, keluarga pasien, maupun pengunjung rumah sakit.

Adapun pembangunan musholla dan renovasi IGD dibiayai melalui anggaran BLUD RSUD Balaraja. [SBN]

LAINNYA