KABUPATEN TANGERANG (Suarabantennews.com) – Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran hantavirus, virus yang berasal dari hewan pengerat dan memiliki gejala menyerupai flu biasa.
Langkah antisipasi dilakukan dengan memperkuat kesiapan rumah sakit dan puskesmas setelah muncul kabar tiga orang meninggal dunia di Kapal Pesiar MV Hondius akibat terjangkit hantavirus.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi memastikan hingga saat ini belum ada laporan kasus hantavirus di wilayahnya. Namun, pihaknya tetap meminta seluruh fasilitas kesehatan meningkatkan kewaspadaan.
Menurut Hendra, salah satu tantangan dalam mendeteksi hantavirus adalah gejalanya yang hampir serupa dengan influenza, seperti demam, batuk, dan gangguan pernapasan.
“Kalau flu rata-rata gejalanya hampir mirip semua. Karena itu hantavirus kadang sulit terdeteksi kalau tidak ada pemeriksaan khusus,” katanya, Kamis (14/5/2026).
Ia menjelaskan, penanganan terhadap pasien yang diduga terpapar hantavirus pada dasarnya dilakukan melalui pengobatan suportif, seperti pemberian oksigen dan cairan infus sesuai kondisi pasien.
Selain memperkuat fasilitas kesehatan, Dinkes juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pola hidup sehat guna mencegah penularan penyakit dari hewan pengerat.
Warga diimbau menggunakan masker saat mengalami flu atau batuk pilek, serta mengurangi kontak dengan orang yang sedang sakit.
Post Views: 197