HRS: Waspada Rekayasa Sistem Di KPU

  • Whatsapp
PWI-KAB

JAKARTA; SBN — Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab (HRS) mengingatkan untuk waspada terhadap rekayasa sistem di KPU.

Hal itu disampaikannya dalam pengarahannya kepada peserta Ijtimak Ulama II di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Minggu (16/9)

“Waspada terhadap rekayasa sistem dan tabulasi suara di KPU dari pusat hingga daerah,” ucap HRS melalui rekaman suara.

Dia meminta agar Ijtimak Ulama dan umat kebangsaan mempersiapakan sukarelawan saksi yang militan di setiap daerah.

“Sekali lagi persiapkan sukarelawan saksi yang militan di TPS seluruh Indonesia,” tegasnya.

Dia mengingatkan, perlu didorong audit forensik untuk semua sistem komputer di KPU dari pusat hingga daerah.

Selanjutnya menuntut untuk diadakan penghitungan suara secara manual dengan dasar formulir C1.

“Tetap tuntut dengan penuh semangat penghitungan suara pemilu secara manual. Semua ini dilakukan untuk menghindari kecurangan pemilu melalui  rekayasa sistem,” tandasnya seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOL.

Selain itu, HRS mengatakan, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno yang mendapat dukungan bulat dari Ijtima Ulama II sebagai kelanjutan Ijtima I yang mendukung  sebagai Capres dan Cawapres dalam Pilpres 2019, tidak main-main.

“Saya ingatkan kepada pasangan capres-cawapres Prabowo-Sandi bahwa Ijtimak Ulama tidak main-main dalam memberikan dukungan,” ucap HRS.

Dengan gaya bahasa yang berapi-api, HRS menyatakan dukungan Ijtima Ulama kepada Prabowo Subianto-Sandiaga Uno juga bukan sembarang dukungan melainkan penuh keseriusan hingga strategi pemenangan.

“Kita juga menyusun langkah-langkah strategis dan serius untuk mengantar pemenangan,” tegasnya.

Menurut HRS, pertimbangan mendukung Prabowo-Sandi sudah sangat matang melalui mekanisme musyawarah antar ulama.

“Dalam Ijtima Ulama I yang merekomendasikan Bapak Prabowo Subianto sebagai capres sudah sangat matang begitu juga dalam Ijtima Ulama II,” pungkasnya.(dzk/net/des)

Wartawan

BANK BANTEN

Related posts

PWI-KAB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *