Diduga Tertekan Masalah Psikologis, Wanita Muda Asal Pasar Kemis Ditemukan Tewas Tergantung di Gudang Rumah

waktu baca 2 menit
Rabu, 25 Feb 2026 18:56 341 Wartawan | Mahdi

KABUPATEN TANGERANG (Suarabantennews.com) – Seorang wanita berinisial L (26) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di gudang kediamannya di kawasan Cluster Victoria, Blok VI Nomor 10, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten. Korban didapati dalam posisi tergantung di dalam ruangan tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Pasar Kemis, Ipda Ahmad Dasuki, menjelaskan bahwa penemuan jasad korban bermula dari laporan keluarga pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

Kakak korban yang khawatir karena tidak mendapat respons saat menghubungi L kemudian meminta bantuan rekannya untuk mengecek kondisi rumah.

“Rekan korban dimintain tolong oleh kakak korban untuk ngetuk ke rumah karena saat dihubungi korban tidak ada jawaban,” katanya, Rabu (25/2/2026).

Setibanya di lokasi, saksi memasuki rumah yang dalam keadaan pintu tidak terkunci. Ia kemudian menyusuri bagian dalam hingga ke area gudang.

Di tempat itulah korban ditemukan sudah tergantung dengan menggunakan tali tambang.

“Korban hanya tinggal bersama kakaknya dirumah itu. Jadi kakaknya minta tolong temannya untuk cek kerumah karena korban tidak bisa dihubungi. Setelah menemukan korban, saksi langsung memberitahu kakak korban,” ucap Dasuki.

Dari hasil pengumpulan keterangan para saksi, polisi menduga tindakan tersebut dipicu oleh tekanan mental yang dialami korban. Informasi yang diterima menyebutkan L kerap menyampaikan keluh kesah terkait persoalan keuangan.

Disebutkan pula bahwa ia sering terbebani oleh permintaan uang dari ibu kandungnya yang tinggal di daerah asalnya.

“Jadi, korban dan kakaknya ini satu bapak beda ibu. Korban ini sering cerita ke kakaknya kalau dia suka dimintain uang sama ibu kandungnya di Jepara,” ucapnya.

Petugas kepolisian menegaskan bahwa hasil pemeriksaan awal tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.

“Tidak ada tanda kekerasan. Kondisi Korban saat ditemukan sesuai dengan ciri-ciri orang gantung diri dengan lidah mengukur dan mengeluarkan kotoran,” pungkas Dasuki.

LAINNYA