Tagihan PDAM Melonjak, Warga Ciwaduk Cilegon Mengeluh

  • Whatsapp
Tagihan PDAM Melonjak, PDAM Cilegon, Kelurahan Ciwaduk, Berita Banten, Berita Banten Terbaru, Berita Banten Hari Ini, Berita Cilegon, Berita Cilegon Terbaru, Berita Cilegon Hari Ini: Tagihan PDAM Melonjak, Warga Ciwaduk Cilegon Mengeluh
Meteran air PAM yang terus berputar meski kran tertutup (Wawan/SuaraBantenNews)

CILEGON (SBN) — Fahmi, warga Jalan Arjuna, Blok E, Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon kaget karena tagihan air PDAM yang melonjak empat kali lipat dari biasanya. Hal tersebut membuat Fahmi urung membayar tagihan yang hendak dibayarnya.

Menurut Fahmi, nilai tagihan rata-rata biasanya hanya berkisar di angka Rp300–400 ribu per bulan. Namun, tagihan kali ini melonjak empat kali lipat menjadi sebesar Rp1,5 juta lebih.

Read More

“Kita bingung kenapa tagihan air bisa kayak gitu, padahal pemakaian normal, gak ada yang berlebihan,” katanya.

Fahmi mengatakan memang ada yang aneh, yaitu meteran air terus berputar meski semua kran sudah ditutup. Akan tetapi, dia tidak menyadari dan tidak ada yang berubah di lingkungannya, seperti kebocoran pipa air atau lainnya.

Dua hari sebelumnya, sambung Fahmi, salah seorang tetangganya menanyakan kepada pihak PDAM Cilegon ihwal lonjakan tagihan air yang tidak biasanya itu. Namun, petugas PDAM menyampaikan telah terjadi kebocoran dan mengatakan akan segera memperbaikinya. Meski begitu, tagihan tetap harus dibayarkan dengan nilai tagihan yang sudah keluar.

Informasi yang didapat dari tetangganya itu membuat Fahmi mengeluh dan enggan membayar tagihan sebesar Rp1,5 juta karena, menurutnya, tidak tepat jika akibat kebocoran dan kerusakan saluran, tagihan justru dibebankan kepada pelanggan tanpa pertimbangan.

PDAM harus bertanggung jawab atas kerusakan dan kebocoran itu sendiri karena akan berdampak terhadap pelanggan, baik aliran airnya mengecil, mati, bahkan tagihan yang melonjak.

Fahmi bersama 4 orang tetangganya tinggal dalam satu lingkungan kontrakan dan umumnya mereka hanya membayar tagihan maksimal Rp300–400 ribu/bulan. (Wawan/Atm)

Wartawan

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *