Kejahatan Korporasi di Kota Cilegon Menghambat Pembangunan Manusia dan Ekonomi

  • Whatsapp
Berita Banten, Berita Banten Terbaru, Berita Banten Hari Ini, Berita Cilegon, Berita Cilegon Terbaru, Berita Cilegon Hari Ini: Kejahatan Korporasi di Kota Cilegon Menghambat Pembangunan Manusia dan Ekonomi
Ilustrasi sumber dream.co.id

CILEGON (SBN) — Definisi Korporasi adalah perusahaan besar yang memiliki berbagai cabang perusahaan dan usaha atau perusahaan besar yang mengendalikan perusahaan-perusahaan milik orang lain dalam bentuk saham kepemilikan. Demikian disampaikan Iron Fajrul Aslami, akademisi dari Fakultas Hukum Universitas Bina Bangsa, Cilegon.

Kota Cilegon merupakan kota industri, yang menurutnya potensi kejahatan korporasi di wilayah tersebut besar kemungkinan terjadi. Meskipun begitu sambung Iron, hal tersebut perlu diukur dari beberapa indikator,

Read More

“PAD dalam perusahaan bertambah atau tidak. Dan persaingan sehat Pengusaha dalam berusaha di Kota Cilegon terjadi atau tidak?” ujarnya melalui saluran telepon, Jumat (23 April 2021).

Jika kesemuanya itu dalam keadaan negatif, maka tren tersebut dapat dikatakan kejahatan korporasi yang menghambat pembangunan manusia dan ekonomi di Kota Cilegon.

Lebih lanjut ia menyampaikan, kejahatan korporasi atau dikenal dengan kejahatan kerah putih (white collar crime) dapat digolongkan menjadi 3 bagian,

“Pertama, korporasi dibentuk dengan tujuan jahat; kedua, korporasi hanya alat; dan terakhir, korporasi hanya pengalih perhatian dari perbuatan jahat yang sebenarnya,” terangnya.

Oleh sebab itu, sambungnya, pengawasan ekstra ketat dari pihak berwenang perlu dilakukan secara intens, utamanya dari alur administrasi perpajakan.

“Pengawasan secara administratif tentunya ada pada Dinas Perindustrian dan perizinan, bisa dari pajak dan pengawasan dari penegak hukum apabila ada dugaan kuat sebagai tempat kejahatan,” paparnya.

Iron mencontohkan sejarah sulitnya FBI di Amerika menangkap gembong mafia Al Capone. Kejahatan korporasi terbilang canggih, karena melibatkan oknum akuntan, corporate lawyer dan pemerintah korup. Maka yang dibidik dan menjadi target FBI waktu itu adalah pelaporan pajak, karena di situ sebenarnya bisa di lihat wajar atau tidak aktivitas suatu korporasi. (Wawan)

Wartawan

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *