1.090 SD Negeri dan Swasta di Kab. Tangerang Memulai PTM Terbatas

  • Whatsapp
Berita Banten, Berita Banten Terbaru, Berita Banten Hari Ini, Berita Kabupaten Tangerang, Berita Kabupaten Tangerang Terbaru, Berita Kabupaten Tangerang Hari Ini: 1.090 SD Negeri dan Swasta di Kab. Tangerang Memulai PTM Terbatas

KABUPATEN TANGERANG (SBN) — 1.090 sekolah dasar (SD) negeri dan swasta di Kabupaten Tangerang mulai melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada Senin, 9 November 2021.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Syaefullah mengatakan, sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) tentang PPKM dan juga instruksi Bupati Tangerang maka seluruh sekolah jenjang SD sudah boleh melaksanakan PTM terbatas.

Read More

“Jumlah sekolah (SD) negeri yang menggelar PTM hari ini ada 749 sekolah dan sekolah swasta ada 341. Semuanya melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan,” Kata Syaifullah kepada In Tangerang

Ia melanjutkan, tidak ada persyaratan khusus untuk menggelar PTM terbatas. Karena, dalam Inmendagri dijelaskan bahwa daerah yang berada pada PPKM level 1 sudah boleh melaksanakan PTM terbatas.

“Jadi atas dasar itu kami melaksanakan (PTM terbatas) sesuai dengan instruksi dari menteri dalam negeri tersebut,” Ucapnya

Ia berharap, PTM terbatas pada jenjang SD tersebut bisa berjalan dengan aman dan lancar. Sama halnya dengan sekolah tatap muka di tingkat SMP yang digelar sejak 13 September 2021 lalu.

Bahkan, berdasarkan uji sampling tes PCR yang dilakukan terhadap 275 siswa SMP di 75 sekolah pada 5 November 2021 seluruh siswa dinyatakan negatif Covid-19.

“Tetapi tetap kita harus saling mengingatkan untuk waspada karena Covid-19 ini masih ada dan selalu menerapkan protokol kesehatan,” Ujarnya

Meski begitu, ia menambahkan, bahwa pelaksanaan PTM terbatas baik di tingkat SD maupun SMP bukanlah suatu kewajiban.

Apabila ada orang tua siswa yang tidak memperkenankan anaknya untuk mengikuti pembelajaran tatap muka, maka pihak sekolah wajib memfasilitasi siswa tersebut untuk belajar secara online.

“Saya tegaskan bahwa pembelajaran tatap muka ini dipersilahkan kepada orang tua siswa untuk memilih. Mau ikut PTM terbatas silahkan mau belajar secara jarak jauh silahkan. Sekolah wajib memfasilitasi,” Tukasnya (khi)

Wartawan

Related posts