Menganggap Edi-Ati Gagal, Dua Mahasiswa Cilegon Hadiahkan Anak Ayam

  • Whatsapp
Wali Kota Cilegon, Wakil Wali Kota Cilegon, Edi Ariadi, Ati Marliati, Berita Banten, Berita Banten Terbaru, Berita Banten Hari Ini, Berita Cilegon, Berita Cilegon Terbaru, Berita Cilegon Hari Ini: Menganggap Edi-Ati Gagal, Dua Mahasiswa Cilegon Hadiahkan Anak Ayam
Dua mahasiswa Cilegon membawa dua anak ayah sebagai hadiah untuk Edi Ariadi dan Ati Marliati yang dianggap gagal mengurus Kota Cilegon, Rabu (17 Februari 2021). (Wawan/SuaraBantenNews)

CILEGON (SBN) — Dua mahasiswa IMC (Ikatan Mahasiswa Cilegon) mendatangi tempat pelepasan jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon Edi Ariadi dan Ati Marliati dengan membawa 3 itik ke Aula Setda (Sekretariat Daerah), Rabu (17 Februari 2021). Namun, keduanya dihalangi Satgas Covid-19 Kota Cilegon yang meminta mereka menunggu sampai acara pelepasan selesai.

Hariyanto, Ketua Ikatan Mahasiswa Cilegon, mengatakan hendak memberikan hadiah atas kinerja Edi Ariadi dan Ati Marliati selama menjabat. Mereka dianggap gagal dalam menjalankan roda kepemimpinan selama menjabat sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon.

Read More

“Kami menilai Pak Edi dan Bu Ati tidak serius mengurus masyarakat dan Kota Cilegon. Dalam catatan IMC, ada empat poin, yaitu RPJMD, banjir, pengangguran, dan antikritik,” katanya.

Atas alasan tersebut, Haryanto bersama temannya memberikan 3 anak ayam sebagai hadiah untuk Edi Ariadi dan Ati Marliati.

Andri, anggota Satgas Covid-19 Kota Cilegon, mengatakan sudah berkoordinasi dengan protokol dan Satpol PP terkait tujuan kehadiran kedua mahasiswa tersebut. Ia juga menyampaikan untuk menemui kedua mahasiswa itu jika Wali Kota berkenan.

“Mereka masih menunggu di luar. Siapa pun berhak bertemu beliau (Edi Ariadi). Namun, caranya sesuai tata terbit yang berlaku karena saat ini sedang acara pelepasan,” tutupnya.

Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono menemui kedua mahasiswa tersebut dan menanyakan tujuan kehadirannya.

Karena acara pelepasan berlangsung lama, akhirnya kedua mahasiswa itu berinisiatif, jika hadiah itu tidak bisa diberikan langsung pada Wali Kota dan Wakil Wali Kota, mereka titipkan saja kepada Kapolres untuk disampikan.

Namun, Kapolres menolak dititipkan sehingga kedua mahasiswa itu pun meninggalkan hadiah tersebut di dekat pintu aula.

Usai acara, Edi Ariadi yang baru saja melaksanakan acara pelepasan pun menanggapi tindakan kedua mahasiswa tersebut. Namun, ia juga mengharapkan, mahasiswa itu bukan hanya mengkritik, melainkan juga memberi solusi. (Wawan/Atm)

Wartawan

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *