Isu Penghapusan Honorer 2023, Ribuan Honorer Provinsi Banten Gelar Aksi

SERANG (SBN)–Ribuan honorer Pemerintah Provinsi Banten menggelar aksi damai di Gedung Plaza Aspirasi, KP3B, Kota Serang, Senin (15/8/2022).

Ketua Forum Honorer Provinsi Banten, Taufik Hidayat mengatakan, aksi tersebut dilakukan karena sebelumnya beberapakali telah menyampaikan aspirasi namun tidak ada tindaklanjut dari pemangku kebijakan.

“Ini pertama terkait isu penghapusan honorer pada 28 November 2023 mendatang, sehingga kami hawatir ini akan berjalan jika tidak ada pergerakan dan jaminan dari Pemprov,” katanya saat aksi.

Selain itu, pihaknya menuntut agar para honorer di Pemprov Banten semuanya diangkat menjadi PPPK atau CONS tanpa tes.

“Kita minta diangkat menjadi PPPK atau CPNS karena kita mengabdi sudah lama,” katanya.

Ia menjelaskan, formasi PPPK dan CPNS pada tahun 2022 itu hanya 1800 formasi. Sementara jumlah honorer di Pemprov ada 17 ribu.

“Kami khawatir dalam jangka satu tahun ini permasalahan ini tidak selesai, jika tidak ada keseriusan dari Pemprov Banten,” katanya.

Sementara itu, PJ Gubernur Banten, Al Muktabar mengatakan, penanganan pegawai Non ASN saat ini menjadi fokus bersama Pemerintah Pusat, Provinsi, serta Kabupaten/Kota untuk mendapatkan solusi bersama.

“Kami Gubernur, Bupati, dan Walikota se-Indonesia sedang memikirkan dan mencari solusi terbaik untuk kita bersama,” katanya.

Dikatakan, kehadiran dirinya menemui Pegawai Non ASN Pemprov Banten sebagai bentuk keseriusan dirinya dalam menyelesaikan permasalahan pegawai Non ASN. Namun, Al Muktabar mengimbau para pegawai Non ASN untuk bersabar. Diakuinya, pihaknya membutuhkan waktu untuk menyelesaikan masalah Non ASN karena keterbatasan otoritas dan kewenangan.”Kita masih ada waktu,” ungkap Al Muktabar.

Ditegaskan, sampai saat ini, tidak ada hak pegawai Non ASN yang dikurangi atau diabaikan. Dirinya mengimbau para pegawai Non ASN untuk bekerja melaksanakan tugas seperti biasanya.(end)

Wartawan

Related posts