KCD Kab. Tangerang Awasi PPDB SMAN 13

  • Whatsapp
Berita Banten, Berita Banten Terbaru, Berita Banten Hari Ini, Berita Kabupaten Tangerang, Berita Kabupaten Tangerang Terbaru, Berita Kabupaten Tangerang Hari Ini: KCD Kab. Tangerang Awasi PPDB SMAN 13

KABUPATEN TANGERANG (SBN) — Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Banten membuka Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA di Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (22/6/2021).

Terdapat empat jalur dalam PPDB jenjang SMA, yaitu jalur zonasi, jalur afirmasi, jalur perpindahan orang tua/wali murid, dan jalur prestasi.

Read More

Saat ditemui, Kepala Sekolah SMA Negri 13 Musli mengatakan, pada saat hari ini kami melaksanakan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) khususnya di SMA Negri 13, Kecamatan Sindang Panom, Kabupaten Tangerang. Dengan menggunakan sistem offline kali ini supaya memudahkan masyarakat dalam melakukan pendaftaran.

“Dalam pendaftaran kali ini kita pihak sekolah menggunakan sistem online, tetapi dengan terjadi error dari sistem online tersebut kami pihak sekolah mengambil tindakan dengan menggunakan sistem offline. Tetap menjaga protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah dan juga kami sudah memberikan nomor antrian kepada peserta didik baru yang ingin melakukan pendaftaran,” kata Musli.

Kepala Cabang Dinas Dikbud Mohamad Bayuni mengatakan, pada Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) terdapat kendala dari server atau aplikasi yang masih offline. Kita sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Banten, dengan mengambil cara pendataan terlebih dahulu untuk para peserta siswa-siswi yang ingin melakukan pendaftaran di SMA Negri 13.

“Untuk esensinya, para peserta itu ketika datang ke sekolah sudah terdata. Kita mengantisipasi dalam memudahkan masyarakat melakukan pendaftaran, dikarenakan sampai hari ini untuk aplikasinya masih offline,” kata Mohamad Bayuni saat diwawancarai di lokasi.

Ia menambahkan, dalam PPDB di SMA Negri 13, kali ini yang menggunakan sistem secara offline. Kita juga sudah melakukan imbauan kepada masyarakat dalam mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) untuk menghindari kerumunan dan tetap menjaga jarak. Dalam memutus penyebaran virus covid-19, tutupnya. (Irfan)

Wartawan

Related posts