Juara Umum MTQ 2018, Kecamatan Cikeusk Cetak Sejarah

  • Whatsapp

PANDEGLANG – Perhelatan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Pandeglang resmi di tutup oleh Assisten Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Indah Dinarsiani di Gedung Sohibul Barokah, Desa Mandalasari, Kecamatan Kaduhejo, Rabu (28/11/2018) malam.

Pada pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Pandeglang tahun 2018, Kecamatan Cikeusik menjadi juara umum dengan jumlah nilai 13, predikat sebagai juara umum tersebut setelah dewan hakim mengumumkan surat keputusan nomor 01/DH/MTQ-PDG/Kep/2018 tentang penetapan juara umum, peserta terbaik dan kafilah terbaik pada MTQ Kabupaten Pandeglang tahun 2018.

Sedangkan untuk juara kedua diraih Kecamatan Pandeglang dengan nilai 13, dan di posisi ketiga diraih oleh Kecamatan Labuan dengan mengumpulkan nilai 11.

Ketua II LPTQ Kabupaten Pandeglang Abdul Ghaffar Alhatiri mengatakan, pelaksanaan MTQ kali ini berjalan sukses, dan Cikeusik menjadi juara umum.

“Hal tersebut dikarenakan Kecamatan Cikeusik memperoleh nilai dari lima cabang dan sembilan golongan, diantaranya Tilawah Al qur’an, Syahril Qur’an Qira’atul Kutub (baca kitab kuning) Fahmil Qur’an dan Hifdzil Hadists,” kata Ghaffar.

Ia mengungkapkan, sebetulnya poin tertinggi pada pelaksanaan MTQ ini ada dua Kecamatan dengan nilai yang sama 13 poin, yaitu Kecamatan Cikeusik dan Pandeglang, akan tetapi tidak mungkin juara umum itu terbagi dua.

“Oleh karena itu kita kembali kepada panduan MTQ nasional, dimana jika pada cabang tilawah Al-qur’an poinnya menonjol maka itulah yang di pilih menjadi juara umum,” terangnya.

Ia menambahkan, untuk para pemenang, pihaknya akan menseleksi kembali, dan hasil yang terbaik dari proses seleksi tersebut, akan mengikuti MTQ tingkat Provinsi Banten tahun 2019 mendatang tepatnya di Kota Tangerang.

Dalam kesempatan tersebut Assisten Ekonomi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Indah Dinarsiani mengatakan, pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Pandeglang diharapkan dapat melahirkan duta terbaik yang akan mewakili Kabupaten Pandeglang di ajang MTQ tingkat Provinsi Banten, bahkan di tingkat nasional.

“Semoga prestasi ini dapat dikembangkan dan dipertahankan, sedangkan bagi yang belum juara jangan berkecil hati teruslah berlatih serta mengasah kemampuan dan pembinaan yang baik, agar kedepan bisa melahirkan prestasi yang gemilang,” terangnya.

Sementara itu, Camat Cikeusik Dani Ramdani menjelaskan, pihaknya telah melakukan persiapan jauh-jauh hari mulai dari pembinaan para kafilah, keseriusan semua elemen di Kecamatan Cikeusik.

“Dan alhamdulillah dengan persiapan yang matang Kecamatan Cikeusik bisa juara umum MTQ, dan ini sejarah kali pertama kita juara umum,” tandasnya. (*)

Wartawan

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *