Seorang Pria Ditemukan Tewas Mengapung di Danau Eks Galian Pasir

  • Whatsapp
Berita Banten, Berita Banten Hari Ini, Berita Banten Terbaru, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Tangerang Hari Ini, Kabupaten Tangerang Terbaru, Peristiwa, Peristiwa Hari Ini, Peristiwa Terbaru, Berita Viral, Berita Viral Hari Ini, Berita Viral Terbaru: Seorang Pria Ditemukan Tewas Mengapung di Danau Eks Galian Pasir

KABUPATEN TANGERANG (SBN) — Danau bekas galian pasir yang berada di Kampung Pulo RT 13 RW 05, Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, kembali memakan korban pada Selasa 11 Januari 2022.

Seorang pria bernama Juheri (38), asal Kabupaten Tangamus, Lampung Selatan, yang berdomisili di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, ditemukan mengapung tak bernyawa di danau bekas galian C tersebut.

Read More

Kapolsek Cikupa Kompol Indra Feradinata menuturkan, korban pertama kali ditemukan oleh seorang saksi mata bernama Irawan (37), warga Panongan, sekira pukul 07.30 WIB.

Saksi yang saat itu mengaku ingin buang hajat tak sengaja melihat badan korban mengapung dalam keadaan telungkup dan sudah tidak bernyawa.

“Kemudian saksi mencari bantuan ke warga sekitar. Setelah mendapat laporan anggota langsung datang ke TKP,” kata Indra saat dikonfirmasi.

Dari hasil pemeriksaan Tim Identifikasi Polresta Tangerang di TKP, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kuat dugaan, korban sengaja menceburkan diri lantaran mengalami depresi karena masalah keluarga.

Keterangan korban yang sedang mengalami depresi ini juga dikuatkan oleh saksi lainnya bernama Ali Mustofa (43). Korban diketahui datang ke rumah saksi yang tak jauh dari TKP pada Sabtu 08 Januari 2022 untuk berobat karena mengaku mengalami depresi.

“Diperkirakan korban sengaja menyeburkan diri karena depresi masalah keluarga. Sebelumnya korban juga sempat meminta maaf kepada orang tua dan keluarganya dan berkeluhkesah sedang mengahadapi masalah keluarga,” Terangnya

Saat ini jenazah korban sudah dievakuasi oleh SAR dan Tim Identifikasi Polresta Tangerang. Keluarga korban juga meminta untuk tidak dilakukan otopsi pada jasadnya.

“Sudah dievakuasi oleh tim SAR sama-sama dengan tim Identifikasi. Proses pemakaman dilakukan di Kampung halaman korban di Lampung Selatan,” Pungkasnya (Khi)

Wartawan

Related posts