ESMOD Jakarta Hadirkan Tema Living in Color dalam JF3 2023

Redaksi
19 Jul 2023 00:45
3 minutes reading

KABUPATEN TANGERANG (SBN) – ESMOD Jakarta berpartisipasi dalam ajang JF3 di Summarecon Mall Serpong (SMS) pada Selasa, 18 Juli 2023.

ESMOD Jakarta tampil membawakan tema ‘Living in Color’. Perpaduan antara formal wear dan street wear, tradisional dan futuristik, masa kanak-kanak dan kehidupan dewasa.

ESMOD Jakarta menampilkan 8 koleksi murid yang mengekspresikan visi mereka di masa kini. Terkadang
women wear, terkadang men wear, terkadang genderless, semua koleksi tersebut mengekspresikan kehidupan kita yang beraneka ragam serta tampil dalam kesatuan sudut pandang yang penuh warna.

“Kami berkolaborasi dengan JF3 dari awal sejak berdirinya JF3 di 2004, kolaborasi ini kami harapkan akan selalu menjadi ajang bagi pengenalan karya para alumni kami dalam festival
mode yang sudah lama berdiri selama 19 tahun di Indonesia ini. ESMOD Jakarta selalu memberikan kualifikasi secara profesional yang dapat membantu lulusan kami agar dapat berkarir di industri mode dengan skala Internasional,” ungkap Guillaume Oger selaku Fashion Design and Creation Coordiantor ESMOD Jakarta.

8 koleksi murid kelulusan tahun 2022 ESMOD Jakarta yang tampil pada ‘Living in Color’ JF3 2023, merupakan koleksi dari Nisrina Nuaerah, Adhimas Susanto, Jennifer Lee, Negitaria Rahma, Dinda Adya Demona, Rahma Safira, Shinta Claudia, dan Khanti Kamdem.

Kemudian, Guillaume menambahkan karya yang tampil dari 8 murid ESMOD Jakarta kelulusan tahun 2022 ini fokus pada pola dan motif, materialnya terbuat dari katun poplin, nilon, wol, denim, serta menggunakan teknik yang berbeda pada setiap looks-nya seperti digital printing, eco printing, embroideries, creative stitching atau yang disebut fabrics manipulation.

ESMOD Jakarta juga berkolaborasi dengan 2 brand yang dimiliki oleh alumni, yaitu Djoe Official milik Ayundavira Intan dan Young Woong milik Bertha Puspita. Kedua alumni ESMOD Jakarta tersebut membawakan masing-masing 15 koleksi.

Ayundavira Intan merupakan alumni tahun 2009 dengan spesialisasi kidswear di ESMOD Jakarta. Brand Djoe fokus kepada desain untuk anak-anak dan remaja.

“Koleksi yang ditampilkan terinspirasi dari kecerdasan buatan (AI) dalam dunia mode, materialnya terbuat dari fleece, jersey knit , cotton combat, baby terry, denim, canvas, patch fabrics and mix media,” kata Ayundavira.

Kemudian, Bertha Puspita merupakan alumni kelulusan tahun 2016 dengan spesialisasi men wear di ESMOD Jakarta. Koleksi Young Woong yang ditampilkan mengenang masa kecil
melalui unsur pada Teddy Bear dan Barbie.

“Koleksi ini juga terinspirasi dari tampilan Y2K, dengan cropped cuts, baggy silhouette dan detail menggunakan manik-manik warna-warni dan berbagai material bulu,” ungkap Bertha.

Selain itu, terdapat para desainer lulusan ESMOD Jakarta yang turut menampilkan karyanya di acara JF3 2023 pada tanggal dan lokasi yang berbeda yaitu Yogie Pratama, Ria Miranda, Eri Dani, Rama Dauhan, Albert Yanuar dan Michael Simiadi (dari Danjyo Hiyoji).

Tentang ESMOD Jakarta

ESMOD merupakan International Fashion Design & Business yang dikenal sebagai salah satu pionir pendidikan fashion di seluruh dunia yang berpusat di Paris, Prancis sejak 1841.

Di Indonesia, selain menjadi pionir, lulusan ESMOD Jakarta telah berhasil menciptakan desainer yang menghasilkan busana yang banyak diminati masyarakat sejak 1996. Kini, ESMOD Jakarta Fashion Design and Business telah memiliki program D-4 dan menjadi sekolah mode pertama
yang mulai masuk ke ranah virtual berupa dunia metaverse di Indonesia.(zie)

No Comments

Leave a Reply

x
x