Rumah Janda Tua yang Tak Layak Huni di Tigaraksa Bakal Direnovasi

  • Whatsapp
Berita Banten, Berita Banten Terbaru, Berita Banten Hari Ini, Berita Kabupaten Tangerang, Berita Kabupaten Tangerang Terbaru, Berita Kabupaten Tangerang Hari Ini, Berita Bedah Rumah: Rumah Janda Tua yang Tak Layak Huni di Tigaraksa Bakal Direnovasi
Rumah tak layak huni yang ditempati Yati, seorang janda tua di Kampung Gudang, RT 04 RW 06, Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang (Restu Bambang SuaraBantenNews)

KABUPATEN TANGERANG (SBN) — Kabar gembira disampaikan Camat Tigaraksa Rahyuni ihwal rumah tidak layak huni yang ditempati Yati, warga Kampung Gudang, RT 04 RW 06, Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Rumah tersebut masuk ke dalam program Bedah Rumah tahun 2021 ini.

Kondisi rumah memprihatinkan yang berdekatan dengan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang itu akan segera dibangun dengan alokasi anggaran dari Dana Desa.

Read More

Rahyuni mengatakan, pihaknya telah berkunjung ke rumah Yati dan melihat kondisi rumah yang telah ditempati Yati selama bertahun-tahun. Ia pun akhirnya memeriksa program Bedah Rumah di Kecamatan Tigaraksa. Ternyata, rumah Yati sudah masuk rencana penganggaran program Bedah Rumah tahun 2021 dengan kategori prioritas.

Yati memastikan, pada 2021 ini semua desa di Kecamatan Tigaraksa telah mengalokasikan anggaran untuk program Bedah Rumah.

Pada 2020 rumah Yati sebetulnya akan dibangun karena sudah masuk dalam postur anggaran. Namun, kata Rahyuni, program itu terkendala lantaran pandemi covid-19 dan muncul instruksi dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI untuk pengalihan anggaran dalam pemberian BLT.

“Kepala desa juga telah membuatkan surat pernyataan untuk membangun rumah Yati dalam upaya meyakinkan keluarga,” jelasnya, Rabu, 10 Februari 2021.

Selain itu, untuk biaya berobat Yati sedang diupayakan BPJS Kesehatan dengan kategori noniuran. Sebelumnya, Yati kesulitan mencari biaya untuk memeriksakan kesehatannya karena ia hanya memiliki layanan Jamkesda yang tidak mengkover biaya kontrolnya.

Sebelumnya dikabarkan, rumah beralaskan tanah, beratap genting tua, berdinding kayu dan bambu itu dihuni oleh Yati, seorang janda tua. Bahkan, saat ini kondisi dinding dan atap yang tidak layak huni itu nyaris ambruk, sementara dinding dari bilik bambu yang sudah rusak dan berlubang itu ditutup menggunakan seng seadanya. (Restu/Atm)

Wartawan

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *